top of page

Menikmati Ramadhan di Gili Trawangan

  • Jun 14, 2017
  • 2 min read

Bulan suci Ramadhan tidak selalu diartikan sebagai bulan “malas-malasan”, bulan tidur siang lebih banyak, bulan kolak pisang, bulan pengeluaran yang lebih boros dan sebagainya. Ramadhan adalah bulan kerja produktif, ibadah meningkat serta kesehatan bertambah. Tidak bisa dipungkiri juga bahwa Ramadhan adalah bulan dimana tingkat jamaah Indonesia yang umroh meningkat.

Sebagian orang memanfaatkan bulan Ramadhan justru untuk mengunjungi tempat-tempat wisata. Salah satunya adalah Lombok. Di pulau yang berada di provinsi Nusa Tenggara Barat ini, objek-objek wisatanya sangat banyak, mulai dari pantai, pulau-pulau, gunung dan sebagainya. Tidak heran kalau setiap bulan puasa pulau ini dipadati oleh wisatawan lokal dan mancanegara.


Daerah wisata favorit wisatawan di Lombok salah satunya adalah Gili Trawangan. Ini merupakan pulau terbesar yang mengeliling Lombok selain gili-gili lainnya. Di tempat ini banyak spot pariwisata yang menjadi incaran para turis. Apalagi bagi mereka yang hobi menyelam atau snorkelling. Panorama bawah lautnya sangat menggoda untuk diselami dan dieksplorasi.


Gili Trawangan dihuni oleh kurang lebih 800 keluarga. Selebihnya banyak dipenuhi oleh wisatawan. Jangan heran, di pulau ini sama sekali tidak ada kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Turis bisa memanfaatkan sepeda untuk sarana transportasi mengelilingi pulau. Tidak heran kalau udara di Trawangan sangat bersih dan steril dari polusi.


Apa saja yang bisa dilakukan di pulau ini? Selama bulan puasa, banyak sekali jajanan-jajanan khas Lombok yang ditawarkan di sana. Bagi mereka yang biasanya mengkonsumsi kolak pisang, bisa menikmati alternatif menu lain saat berbuka puasa. Ditambah lagi makan malamnya juga sangat banyak variannya. Cocok untuk berpesta kuliner selama Ramadhan.


Selain makanannya, pantai-pantainya pun indah. Bagi pecinta fotografi bisa mengambil momen saat matahari terbit (sunset) dan matahari terbenam (sunrise) karena pantai di Trawangan menghadap ke Timur dan juga Barat. Ngabuburit sambil menangkap peristiwa alami tersebut tentu sangat menyenangkan. Tanpa terasa waktu berbuka pun tiba. Wisatawan muslim bisa beribadah di mushola atau masjid terdekat.


Di Trawangan, setiap malam selalu ada pusat-pusat keramaian. Biasanya diisi oleh parade budaya atau seni jalanan. Turis-turis mancanegara sangat menyukai pesta malam hari ini. Sambil pulang sholat tarawih, wisatawan muslim bisa mampir untuk menikmati sajian budaya khas Lombok tersebut. Apalagi banyak jajanan-jajanan khas Lombok yang sayang kalau dilewatkan begitu saja.

Jika berencana menginap beberapa hari di gili ini, aturlah jadwal wisata seefektif mungkin agar semua spot-spot yang menarik bisa dikunjungi. Misalnya bagi penggemar snorkelling, dua hari pertama bisa menjajal seluruh spot yang banyak direkomendasikan oleh mereka yang pernah berkunjung ke sana. Lalu hari berikutnya mencoba spot kulinernya yang banyak tersebar di beberapa titik.


Trawangan juga ada bukit-bukit yang bisa didaki. Tentu saja tidak setinggi Rinjani namun cukup menantang buat mereka yang jarang mendaki. Selain itu, ada juga bioskop outdoor di tepi pantai. Cocok untuk pecinta film yang ingin menikmati dengan suasana yang berbeda. Jika biasanya di dalam ruangan ber-AC, di sini justru “AC”-nya adalah angin dari pantai.


Bagi yang suka dengan kegiatan yang memicu adrenalin, mengapa tidak mencoa parasailing? Aksi ini cukup menegangkan sekaligus menyenangkan. Sambil menunggu waktu berbuka puasa, aktifitas ini bisa dijadikan alternatif sehingga badan yang lemas atau haus bisa hilang karena terbawa sensani “diterbangkan” dengan speedboat ini. Yang harus disiapkan hanya satu, yaitu mental yang berani.

Selamat berlibur!


 
 
 

Comments


You Might Also Like:
Liburan Uniks

Tinggalkan Jejakmu Sekarang Juga Di Blog

 

Join my mailing list

Search by Tags

© 2023 by Going Places. Proudly created with Wix.com

bottom of page